Wahai kawanku tercinta
Keringkanlah air matamu
Jangan lagi kau tangisi lagi hidupmu
Karna hidupmu masih kan berarti
Kepalkan lagi tangan mu
Leburkan pedih hatimu
Kuatkan langkah kakimu, kawanku
Untuk menapak hari depan nanti
Uluran tangan ku ini
Tak tertandingkan oleh hancurnya hatimu
Saat dia meninggakan dirimu
Tak pernah semudah bicara
Takkan semudah ku berkata
Namun percayalah bahwa esok hari
Semua kan berganti lebih baik
Uluran tangan ku ini
Tak tertandingkan oleh hancurnya hatimu
Saat dia meninggalkan dirimu
Saat dia meninggalkan dirimu
Oooo….
Uluran tangan ku ini
Tak tertandingkan oleh hancurnya hatimu
Uluran tangan ku ini
Tak tertandingkan oleh pilunya jiwamu
Saat dia meninggalkan dirimu
Saat dia meninggalkan dirimu
Rabu, 21 November 2012
sayap-sayap patah
Sayangku ku mohon
Tetap disini
Temani jasadku
Yang belum mati
Rohku melayang, tak kembali
Bila kau pun pergi
Meninggalkan yang terbaik
Bagi kita semua
Ku coba kembangkan sayap patahku
Tuk terbang tinggi lagi diangkasa
Melayang melukis langit
Merangkai awan awan mendung
Tetap disini
Temani jasadku
Yang belum mati
Rohku melayang, tak kembali
Bila kau pun pergi
Meninggalkan yang terbaik
Bagi kita semua
Ku coba kembangkan sayap patahku
Tuk terbang tinggi lagi diangkasa
Melayang melukis langit
Merangkai awan awan mendung
satu sisi
Sepi aku sendiri terjebak direntan hari
Takut menghalangi batasi gerak diri
Akal sehatku mati agungkan yang tak pasti
Mautpun membayangi tak sanggup kusembunyi
Satu sisi telah terhapus sisakan perih
Satu sisi telah terlahir memecah sunyi
Asa yang menari menggeliat dibenakku
Samar nurpun melambai
Memanggilku 'tuk kembali
Satu sisi telah terhapus sisakan perih
Satu sisi telah terlahir memecah sunyi
Satu sisi melimpah berkah memeluk lelahku
Satu sisi takkan kulepas temani hariku
Satu sisi telah terhapus
Sisakan perih yang dalam
Satu sisi telah terlahir
Pecahkan sunyi yang panjang
Takut menghalangi batasi gerak diri
Akal sehatku mati agungkan yang tak pasti
Mautpun membayangi tak sanggup kusembunyi
Satu sisi telah terhapus sisakan perih
Satu sisi telah terlahir memecah sunyi
Asa yang menari menggeliat dibenakku
Samar nurpun melambai
Memanggilku 'tuk kembali
Satu sisi telah terhapus sisakan perih
Satu sisi telah terlahir memecah sunyi
Satu sisi melimpah berkah memeluk lelahku
Satu sisi takkan kulepas temani hariku
Satu sisi telah terhapus
Sisakan perih yang dalam
Satu sisi telah terlahir
Pecahkan sunyi yang panjang
menanti sebuah jawaban
Aku tak bisa luluhkan hatimu
Dan aku tak bisa menyentuh cintamu
Seiring jejak kakiku bergetar
Aku tlah terpaku oleh cintamu
Menelusup hariku dengan harapan
Namun kau masih terdiam membisu
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/p/padi/menanti_sebuah_jawaban.html ]
Sepenuhnya aku...ingin memelukmu
Mendekap penuh harapan...tuk mencintaimu
Setulusnya aku...akan terus menunggu
Menanti sebuah jawaban tuk memilikimu
Betapa pilunya rindu menusuk jiwaku
Semoga kau tau isi hatiku...
Dan seiring waktu yang terus berputar
Aku masih terhanyut dalam mimpiku
Aku tak bisa luluhkan hatimu
Dan aku tak bisa menyentuh cintamu
More lyrics: http://www.lyricsmode.com/lyrics/p/padi/#share
Dan aku tak bisa menyentuh cintamu
Seiring jejak kakiku bergetar
Aku tlah terpaku oleh cintamu
Menelusup hariku dengan harapan
Namun kau masih terdiam membisu
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/p/padi/menanti_sebuah_jawaban.html ]
Sepenuhnya aku...ingin memelukmu
Mendekap penuh harapan...tuk mencintaimu
Setulusnya aku...akan terus menunggu
Menanti sebuah jawaban tuk memilikimu
Betapa pilunya rindu menusuk jiwaku
Semoga kau tau isi hatiku...
Dan seiring waktu yang terus berputar
Aku masih terhanyut dalam mimpiku
Aku tak bisa luluhkan hatimu
Dan aku tak bisa menyentuh cintamu
More lyrics: http://www.lyricsmode.com/lyrics/p/padi/#share
satu hati
Melati maafkan aku lagi
Ternyata tak semudah di angan
Mencoba untuk bertahan
Di sela pertengkaran yang terjadi
Mengapa satu rasa berlari
Mengejar segala perbedaan
Yang seharusnya tak ada
Di batas bening jiwa
Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan
Akupun masih berharap
Kaupun mencoba 'Tuk sempurnakan diri
Menghadapi cobaan
Dan godaan yang datang
Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan
Satu hati Kita harus
Satu hati Kita harus
Melati semoga saja
Langkah yang 'tlah Kutempuh saat ini
Menjadi embun penyejuk
Hati kita berdua saat ini
Dan tak akan ada lagi
Perdebatan yang panjang
Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan
Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan
Kita semestinya satu hati meraih cinta
Jangan ada lagi perbedaan
Satu hati Semestinya
Satu hati Semestinya
Semestinya
satu
Aku ini adalah dirimu
Cinta ini adalah cintamu
Aku ini adalah dirimu
Jiwa ini adalah jiwamu
Rindu ini adalah rindumu
Darah ini adalah darahmu
Chorus:
Tak ada yang lain selain dirimu
Yang selalu ku puja
Ku sebut namamu di setiap hembusan nafasku
Ku sebut namamu, ku sebut namamu
Dengan tanganmu aku menyentuh
Dengan kakimu aku berjalan
Dengan matamu aku memandang
Dengan telingamu aku mendengar
Dengan lidahmu aku bicara
Dengan hatimu aku merasa
Cinta ini adalah cintamu
Aku ini adalah dirimu
Jiwa ini adalah jiwamu
Rindu ini adalah rindumu
Darah ini adalah darahmu
Chorus:
Tak ada yang lain selain dirimu
Yang selalu ku puja
Ku sebut namamu di setiap hembusan nafasku
Ku sebut namamu, ku sebut namamu
Dengan tanganmu aku menyentuh
Dengan kakimu aku berjalan
Dengan matamu aku memandang
Dengan telingamu aku mendengar
Dengan lidahmu aku bicara
Dengan hatimu aku merasa
roman picisan
Tatap matamu bagai busur panah
Yang kau lepaskan ke jantung hatiku
Meski kau simpan cintamu masih
Tetap nafasku wangi hiasi suasana
Saat ku kecup manis bibirmu
Reff:
Cintaku tak harus, miliki dirimu
Meski perih mengiris-iris segala janji
Aku berdansa diujung gelisah
Di iringi syahdu lembut lakumu
Kau sebar benih anggun jiwamu
Namun kau tiada...menuai buah cintaku
Yang ada hanya sekuntum rindu
Kembali ke Reff:
(*)Malam-malamku bagai malam seribu bintang
Yang terbentang di angkasa bila kau disini
'Tuk sekedar menemani,'tuk melintasi wangi
Yang s'lalu tersaji di satu sisi hati...
Yang kau lepaskan ke jantung hatiku
Meski kau simpan cintamu masih
Tetap nafasku wangi hiasi suasana
Saat ku kecup manis bibirmu
Reff:
Cintaku tak harus, miliki dirimu
Meski perih mengiris-iris segala janji
Aku berdansa diujung gelisah
Di iringi syahdu lembut lakumu
Kau sebar benih anggun jiwamu
Namun kau tiada...menuai buah cintaku
Yang ada hanya sekuntum rindu
Kembali ke Reff:
(*)Malam-malamku bagai malam seribu bintang
Yang terbentang di angkasa bila kau disini
'Tuk sekedar menemani,'tuk melintasi wangi
Yang s'lalu tersaji di satu sisi hati...
Langganan:
Postingan (Atom)

